Peran Bakteri Geobacillus Dalam Pengobatan Kanker

Maret 12, 2007

Bakteri geobacillus merupakan anggota dari kelompok bakteri termofil. Bakteri ini berkembang dengan baik di dalam material panas seperti di lingkungan air yang sangat hangat karena mendapat kelimpahan makanan yang tak lain berupa unsur selenium. Bakteri ini banyak terdapat di Indonesia karena banyak terdapat banyak gunung api purba yang mengandung unsure selenium. Bakteri geobacillus merupakan jenis bakteri yang mampu mengakumulasi unsur selenium dan tahan pada suhu 80 derajat celcius. Bakteri termofilik ini unik karena mampu berinteraksi dan dapat bertahan terhadap selenium yang toksik yang kadarnya tinggi di sumber air panasSelenium merupakan salah satu unsure esensial yang terikat di dalam protein fungsional dalam tubuh, seperti dalam system hormonal, imunitas, reproduksi, pembuluh jantung, dan mekanisme membunuh sel ganas secara terprogram ( apoptosis ). Selain itu, fungsi dari senyawa tersebut membersihkan radikal bebas, termasuk mematikan kanker. Senyawa ini merupakan jenis yang aktif dalam melawan ganasnya kanker prostat, usus, hati, paru, dan payudara. Selenium ( SE ) merupakan kunci dari sejumlah selenoprotein fungsional, terutama yang terlibat dalam proses antioksidasi dan metabolisme reduksi karsinogen. Bila selenium diserap oleh bakteri geobacillus, dalam senyawa organiknya membentuk seleno-asam amino dan seleno-protein, yang mampu menghambat perkembangan sel kanker. Dengan bantuan enzim, selenium yang toksik yang diserap oleh bakteri geobacillus menjadi tidak toksik bagi manusia. Bagi bakteri pengubahan selenium yang toksik menjadi tidak toksik merupakan bentuk pertahanan tubuh, namun bagi manusia ini dapat digunakan untuk mencegah dan mengobati kanker.Kandungan selenium yang tinggi pada bakteri punya daya antioksidasi yang tinggi. Ini berhubungan dengan daya modulasi apoptosis yang tinggi pula pada bakteri geobacillus. Apoptosis merupakan prosoes kematian sel yang terprogram melalui mekanisme pengacau sinyal sel kanker secara genetic supaya sel-sel itu mati. Program apoptosisnya ini didukung oleh seleno-proteinj yang dihasilkan bakteri geobacillus ini.  Kandungan ekstrak selenium ini juga menunjukkan aktivitas mepertahankan viabilitas sel T dalam menghasilkan TN Fa dan sitokinin yang berguna dalam membunuh sel kanker. Daya modulasi apoptosis oleh kandungan ekstrak Se dilakukan melalui penghambatan gen pho85 yang bertanggungjawab untuk aktivitas fosforilasi sel. Peningkatan apoptosis pada sel kanker payudara MCF7 dilakukan melalui induksi ekspresi gen apo3 oleh kandunagn ekstraks selenium.

Peluang anti kanker pada bakteri termofilik ini begitu besar. Karena gen bakteri ini mempunyai kestabilan tinggi dari pada bakteri lainnya terhadap temperature tinggi. . Terbuka kesempatan untuk mengisolasi atau mengklon gen pengontrol aktivitas antikanker ini ke makhluk lain, baik bakteri maupun tumbuhan lain, secara transgenik. Dan, akan lebih mudah mengisolasinya dari pada mengambil dari bakterinya, sebab membutuhkan syarat hidup di temperature tinggi juga makanan yang khusus.

Pius Perwita S.H          068114018Aditya Eka P                068114021Octavianus Rico           068114040 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: