Demam Dengue ataukah Demam Berdarah Dengue? Jangan salah mengenali!

April 30, 2007

VIRUS DENGUE
Penyakit demam berdarah pertama kali muncul di Indonesia pada tahun 1968. Penyakit ini disebabkan oleh virus dengue dengan tipe DEN 1, DEN 2, DEN 3, dan DEN 4. Virus yang banyak berkembang di masyarakat adalah virus Dengue tipe Den 1 dan DEN 3.
Infeksi
Virus Dengue yang merupakan penyebab DBD termasuk family Flaviviridae, yang berukuran sangat kecil yaitu 35-45 nm. Penularan DBD terjadi melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti/Aedes albopictus betina yang sebelumnya telah membawa virus dalam tubuhnya dari penderita demam berdarah lain. Nyamuk Aedes aegypti berasal dari Brazil dan Eithopia dan sering menggigit manusia pada waktu pagi dan siang.
Dalam Tubuh
Pada saat menggigit manusia nyamuk memindahkan virusnya bersama air ludah ke dalam tubuh. Setelah itu disusul dengan periode dimana virus melakukan replikasi secara cepat dalam tubuh manusia dan menginfeksi sel-sel darah putih serta kelenjar getah bening. Apabila jumlah virus sudah cukup maka virus akan memasuki sirkulasi darah (viraemia). Sebenarnya, virus ini hanya ada di dalam darah selama 3 hari sejak ditularkan oleh nyamuk. Pada saat itu terjadi pertempuran antara antibodi dan virus dengue yang dianggap sebagai benda asing oleh tubuh. Badan biasanya mengalami gejala demam dengan suhu tinggi antara 39-40 serajat celcius dan dapat diertai menggigil.
Pada prinsipnya, bentuk reaksi tubuh manusia terhadap keberadaan virus dengue melalui beberapa tahapan.
• Bentuk reaksi pertama adalah terjadi netralisasi virus, dan disusul dengan mengendapkan bentuk netralisasi virus pada pembuluh darah kecil di kulit berupa gejala ruam (rash), berupa bercak-bercak merah kecil seperti bercak pada penyakit campak.
• Bentuk reaksi kedua terjadi gangguan fungsi pembekuan darah sebagai akibat.dari penurunan jumlah dan kualitas komponen-komponen beku darah (trombosit) yang menimbulkan menifestasi pendarahan. Penurunan trombosit ini mulai bisa dideteksi pada hari ketiga.
• Bentuk reaksi ketiga terjadi kebocoran pada pembuluh darah yang mengakibatkan keluarnya komponen plasma (cairan) darah dari dalam pembuluh darah sehingga membuat plasma darah mengalir ke luar menuju ke rongga perut berupa gejala ascites dan rongga selaput paru berupa gejala efusi pleura. Masa kritis penderita demam berdarah berlangsung sesudahnya, yakni hari keempat dan kelima.
Pada fase ini, suhu badan turun (sering kali mendadak/lysis) dan biasanya diikuti oleh sindrom shock dengue karena perubahan yang tiba-tiba. Muka penderita pun menjadi memerah atau facial flush. Biasanya, penderita juga mengalami sakit kpada kepala, tubuh bagian belakang, otot, tulang dan perut (antara pusar dan ulu hati). Tidak jarang diikuti dengan muntah yang berkelanjutan dan suhu tubuh dingin dan lembab pada ujung jari serta kaki. Bila hanya memberi reaksi bentuk 1 dan 2 saja maka disebut Demam Dengue, sedang bila ketiga bentuk reaksi terjadibaru disebut Demam Berdarah Dengue.
Mekanisme Penyembuhan
Penanganan yang benar sangat ditekankan agar penderita bisa melewati masa kritisnya dengan baik. Caranya dengan banyak memberikan asupan cairan kepada penderita sebabagai pengganti plasma darah, biasanya penderita dianjurkan untuk minum 1,5 liter-2 liter dalam 24 jam. Hal ini dikarenakan banyaknya cairan tubuh yang hilang dengan cepat akibat merembesnya plasma darah yang keluar dari pembuluh darah. Saat itu, larutan gula (glukosa)-garam(natrium) atau oralit masih merupakan cairan terbaik karena komposisinya setara dengan plsma darah. Pemberian infuse diberikan apabila penderita dalam kondisi muntah terus, tidak bisa makan dan minum, menderita kejang, kesadaran menurun atau derajat kebocoran plasma darahnya sangat tinggi, yang biasa terjadi pada fase kritis. Begitu pula dengan transfusi trombosit yang akan diberikan jika trombosit penderita di bawah 100.000 dengan pendarahan yang cukup banyak. Bila masa kritis itu bisa dilewati dengan baik maka pada hari keenam dan ketujuh kondisi penderita akan berangsur mambaik dan kembali normal pada hari ketujuh dan kedelapan.

Disusun Oleh:
Dewi Susanti (068114126)
Nugraheni Dwiari K. (068114127)
Novreny (068114167)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: