mucormyosis(068114008,068114020)

Mei 15, 2007

Mucormyosis 

Serebral mucormyosis (pycomyosis) merupakan penyakit akut, jarang dapat disembuhkan, disebabkan oleh jamur klas pycomycetae khususnya genera rhizopus. Jamur ini terdapat di seluruh dunia pada tumbuhan busuk, pupuk, dan makanan yang mengandung banyak gula. Infeksi pada manusia seringkali terjadi pada pasien yang mempunyai penyakit utama seperti diabetes mellitus yng tidak terkontrol, keganasan darah, lymphoma, keadaan imunosupresive, dan penggunaan antibiotic jangka panjang. Jamur ini masuk ke dalam tubuh manusia yang rentan melaui hidung, menyebabkan sinusitis dan sellulitis orbitalis, kemudian penetrasi ke arteri dan terjadi trombosis arteri oftalmika danar karotis interna dan selanjutnya menyerang vena dan limfe.

 

Gejala klinis biasanya terjadi infeksi sinus paranisalis seperti hidung tersumbat, secret dari hidung kadang-kadang berdarah, dan demam. Jika tidak diobati penyakit ini akan menyebar ke otak melalui lamina kribriformis atau setelah terlibatnya tulang tengkorak. Kemudian terjadi gejala-gejala lobus frontalis dan meningen basalis bersama dengan penurunan kesadaran, nyeri kepala, perubahan status mental.

 

Gejala neurologis yang sering terjadi yaitu proptis, kelumpuhan mata dan hemiplegic yang mana keadaan ini berhubungan dengan terlibatnya arteri arteri orbitalis dan karotis dan jaringan di sekitarnya. Organisme ini dapat menginvasi meningen atau menembus otak sehingga menimbulkan ensefalitis jamur dan dapat menyebabkn infark dan perdarahan otak. Beberapa hifa terdapat di dalam trombus dan dinding pembuluh darah dan sering sekali masuk ke dalam parenkim di sekitarnya. Biasanya penyakit ini cepat berakibat fatal dalm beberapa hari atau minggu.

 

Diagnosa penyakit ini ditegakkan berdasarkan pemeriksaan sputum, cairan serebrospinal, atau eksudat jaringan sinus paranasalis. Kultur rhizopus dapat membantu tapi bukan merukan diagnostic oleh karena kebanyakan merupakan kontaminan.

 

Terapi terdiri dari pemberian Amphotericin B dan kontrol faktor predisposisi seperti diabetes mellitus. Juga diperlukan drainase lokal dan operasi jaringan nekrotik secepatnya untuk mencegah penyebaran penyakit.

 

 

 

Sumber : Japardi, I, 2006, Infeksi Jamur Pada Susunan Saraf Pusat, http://www.google.com, diakses tanggal 12 Maret 2007

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: