panuan??

Mei 18, 2007

PANU

Fungsi:
jamur ini tidak memiliki kegunaan, karena jamur ini(Panu) merupakan jamur yang merugikan.
Kerugian:
Panu atau pitiriasis versikolor tergolong dermatomikosis yang non-dermatofitosis. Pasalnya, jenis jamur penyebabnya bukan termasuk dermatofita, melainkan malassezia furfur. Gambaran klinisnya pun tidak khas seperti tinea, berupa cincin dengan daerah tenang di bagian sentral. Sekalipun keluhannya tidak cukup berarti, problem kulit yang sangat populer ini memiliki tendensi yang menahun (kronik).
Mekanisme:
Ketika tubuh berkeringat, infeksi kulit ini melahirkan rasa gatal. Wujud klinisnya berupa bercak bersisik halus yang berwarna putih hingga kecokelatan. Distribusi geografisnya dapat dimana saja, bisa di badan, leher, lengan, bahkan di ketiak, lipat paha, tungkai atas, muka, dan kulit kepala yang berambut.
Penanggulanggan:
Pengobatan Satu hal yang sangat menjengkelkan dari infeksi ini ialah tendensinya yang sering kambuh. Karenanya, pengobatan mesti dilakukan menyeluruh, tekun, dan konsisten. Karena misi terapi tak hanya untuk menyembuhkan penyakit yang saat ini sedang diderita, tetapi mencegah serangan ulang. Obat-obat anti-jamur dapat diberikan secara topikal (dioles), ada pula yang tersedia dalam bentuk oral (obat minum). Jenis obat luar (salep) seringkali digunakan jika lesi kulit tidak terlalu luas. Salep harus dioleskan pada kulit yang telah bersih, setelah mandi atau sebelum tidur selama dua minggu, meskipun lesinya telah hilang. Menghentikan pengobatan dengan salep dapat menimbulkan kekambuhan. Pasalnya jamur belum terbasmi dengan tuntas. Jika prosesnya cukup luas, selain obat topikal, perlu ditambahkan obat minum, misalnya griseofulvin, terbinafine, itraconazole, dll.
Jangan lupa, Anda harus berkonsultasi dengan dokter sebelum mengkonsumsi obat-obat tersebut. Sebab, obat-obat itu tidak untuk semua orang. Mereka yang menderita payah liver tidak dapat menelan jenis obat-obatan itu.
CARA MENGHAMBAT BERBIAKNYA JAMUR
* Cuci kaki setiap hari.
* Keringkan kaki dengan baik, khususnya di sela-sela jari.
* Gunakan kaus kaki yang bersih, ganti kaus yang basah atau
lembab sesegera mungkin.
* Gunakan sandal atau sepatu ketika berjalan kaki di dalam
kamar mandi umum atau kolam renang umum.
* Gunakan pakaian dalam yang bersih dan tidak ketat.
* Pilih bahan pakaian dalam dari bahan yang menyerap
keringat.
* Keringkan daerah-daerah lipatan, khususnya setelah mandi.

Minggu, 23 mei 2004.dr.injil abu bakar

By 068114126, 068114127, 068114167

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: