“RABBIT FEVER”?? Kelinci bisa kena demam?? Gara-gara apa???

Mei 15, 2008

Oleh : Fransisca Kurnianingsih

078114084

Francisella tularensis adalah bakteri Gram negatif (bakteri Gram negatif terdiri dari outermembran dengan peptidoglikan, tidak seperti bakteri Gram positif yang mempunyai dinding sel yang tebal dan tidak mempunyai outermembran. Kebanyakan bakteri Gram negatif bersifat patogen), dengan phili pada permukaan. Bakteri ini bersifat nonmotil, aerob, dan tidak berspora. Di alam baktri ini dapat bertahan lama pada temperatur rendah di air, tanah, dan bangkai hewan. Dalam penelitian laboratorium, Francisella tularensis berukuran 0,2 µm dan tumbuh pada suhu 35-37°C. Francisella tularensis menyebabkan penyakit tularemia atau ”Rabbit fever” (demam kelinci). Disebut demikian karena kelinci merupakan perantara penyakit tersebut. Francisella tularensis merupakan bakteri menular tingkat tinggi yang dapat menyebar dari hewan ke manusia, melalui nyamuk dan lalat atau dari menghirup udara yang terkontaminasi. Tularemia merupakan penyakit zoonosis dengan manifestasi klinis yang sangat bervariasi tergantung kepada tempat masuknya bakteri dan virulensi dari bakteri yang menginfeksi. Tidak ditularkan langsung dari orang ke orang. Obat yang dapat digunakan adalah streptomisin atau gentamisin.

mw tau info selengkapnya? klik sini yach…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: